Ringkasan
Mercurius adalah anak ajaib bernama Karl Albert Kraff, yang diramalkan menjadi Mesias. Namun, ia muak diperlakukan sebagai sosok suci, lalu membakar habis desanya dan membantai penduduk. Setelah meminum air keabadian, Karl berubah menjadi Mercurius, sosok yang memiliki kekuatan tak terbatas untuk memanipulasi realitas. Ia dapat mengubah narasi, mengendalikan dimensi, dan menghancurkan eksistensi. Mercurius bertemu Reinhard, komandan Nazi, dan memindahkannya ke dimensi lain, memerintahkannya untuk mengalahkan dewa purba. Sementara itu, Mercurius menyamar menjadi manusia bernama Azalbert. Setelah Azalbert bunuh diri, Mercurius kembali dan mengubah takdir Shinji, anak Azalbert. Saat Shinji dan Reinhard bertarung, Mercurius muncul dan menghentikan mereka. Mercurius kemudian memperbaiki kekacauan yang terjadi, namun terungkap bahwa ia hanyalah boneka yang dikendalikan oleh makhluk misterius yang maha kuasa, asal segala sesuatu.
Potensi dan Statistik
- Tier: Setidaknya 1-A | 1-A | 1-A+ | Kemungkinan High 1-A | High 1-A Via The Void And defeat Primus | High 1-A
- Nama: Mercurius
- Asal: Dies Caedis
- Jenis Kelamin: Pria
- Usia: Unknown
- Klasifikasi: Anak Ajaib, Mesias
Kekuatan dan Kemampuan:
-
Immortality (Type 1, 3, 4, 5, 8, 9, 10)
Scene: - Type 1 : "Mercurius tidak bisa mati bahkan setelah bertahun-tahun berlalu"
- Type 3 : "Setelah mengalami perubahan itu, Karl mencoba memotong jarinya, lalu jari-jarinya regenerasi"
- Type 4 : "Mercurius sudah tidak memiliki keterkaitan kepada narasi bahkan Mercurius sudah tidak memerlukan pikiran untuk berpikir"
- Type 5 : "Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit"
- Type 8 : "Mercurius yang ada saat ini hanyalah boneka yang dikendalikan oleh Makhluk misterius"
- Type 9 : "Saat serangan itu hampir menyentuh Mercurius, Serangan tersebut mendeteksi bahwa Mercurius tidak memiliki Inti"
- Type 10 "Bahkan setelah seluruh konsep dan informasi yang membentuknya dihancurkan, Mercurius tetap ada" -
Plot Manipulation
Scene: - "Mercurius tertawa terbahak-bahak karena narasi yang dia tulis berhasil membuat Reinhard menurut"
- "Mercurius dapat mengubah narasi sesukanya"
- "Mercurius mulai menulis ulang takdir dunia dengan tangannya sendiri" -
Reality Warping
Scene: - "Lalu dia merubah Karakteristik Maria yang awalnya bertanggung jawab menjadi pengecut"
- "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas" -
Conceptual Manipulation (Type 1)
Scene: "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas tetapi Tidak terikat dengan dirinya sendiri"
-
Beyond-Dimensional Existence (Type 2)
Scene: "Dia mengubah sistem Sphere of story, dia mengubah 6 dimensi menjadi 6 lapisan dari sphere of story"
-
Omniscience
Scene: "Karena dia hampir maha tahu, dia mengetahui semua yang ada di masa lalu dan masa depan"
-
Non-Corporeal
Scene: "Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit"
-
Memory Manipulation
Scene: "Sebelum memindahkan Shinji ke Jepang Mercurius sempat mengubah ingatan Shinji yang membuat dia berpikir kalau Orang tuanya dibunuh oleh penjahat padahal tidak"
-
Dimensional Travel
Scene: "Lalu, karena Mercurius kesal, dia menjentikkan jarinya yang membuat tempat itu berpindah ke sebuah tempat di Dimensi Ketujuh"
-
Absolute Null
Scene: "Serangan yang sangat kuat tersebut sama sekali tidak dapat menyentuh Mercurius bahkan sebelum menyentuh mercurius serangan itu langsung terbatalkan bahkan menghilang, Menghilangkan serangan bahkan sebelum menyentuh Mercurius dia menyebut itu sebagai Absolute Null. Allen menggunakan skillnya yaitu Absolute Bypass yaitu kemampuan yang dapat menembus setiap pertahanan dan setiap penetralisir keabadian, tapi tetap tidak bisa menembus Absolute Null"
-
Absolute Time
Scene: "Mercurius menggunakan Absolute Time Yang dapat menghentikan seluruh pergerakan bahkan walau berada diluar Realitas kecuali Mercurius. Kemampuan ini membuktikan bahwa Mercurius berada di level yang bahkan melampaui konsep waktu di luar realitas"
-
Void Manipulation
Scene: "Saat bertarung dengan Primus Mercurius terus beradaptasi dan Mercurius dapat beberapa kemampuan seperti Manipulasi Kekosongan. Kemampuan ini memungkinkan Mercurius untuk mengendalikan The Void, kekosongan mutlak yang bahkan melebihi seluruh realitas yang dia ciptakan"
-
Light Manipulation
Scene: "Mercurius dapat beberapa kemampuan seperti Manipulasi Cahaya yang dia dapatkan saat bertarung dengan Primus. Kemampuan ini memungkinkannya mengendalikan esensi cahaya bahkan di level The Void"
-
Causality Transcendence
Scene: "Mercurius mulai memperbaiki semua yang terjadi, mulai Memperbaiki waktu, Menjalankan kembali sistem sebab akibat walau Mercurius menganggap Sebab Akibat hanyalah Mainan semata. Mercurius bahkan tidak terikat dengan hukum sebab akibat yang dia ciptakan sendiri"
-
Complete Conceptual Independence
Scene: "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas tetapi Tidak terikat dengan dirinya sendiri, dia tidak terikat dengan hukum konsep yang membuat konsep Mercurius tidak dapat diubah. Bahkan konsep yang dia ciptakan sendiri tidak dapat mempengaruhi atau membatasinya"
-
Meta-Narrative Independence
Scene: "Mercurius sudah tidak memiliki keterkaitan kepada narasi bahkan Mercurius sudah tidak memerlukan pikiran untuk berpikir karena Mercurius pada dasarnya sudah tidak memerlukannya. Dia berada di level yang melampaui seluruh narasi dan cerita yang ada"
-
Core Nullification
Scene: "Saat serangan itu hampir menyentuh Mercurius, Serangan tersebut mendeteksi bahwa Mercurius tidak memiliki Inti. Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit. Inti adalah tubuh Astral yang dimiliki oleh entitas, seluruh entitas memiliki Inti bahkan kematian itu sendiri"
-
Absolute Restoration
Scene: "Mercurius mulai memperbaiki semua yang terjadi, mulai Memperbaiki waktu, Menjalankan kembali sistem sebab akibat. Dia dapat memperbaiki kerusakan pada level konseptual dan bahkan melampaui konsep perbaikan itu sendiri"
-
Opera Reality Control
Scene: "Mercurius menganggap semua yang diciptakannya sebagai cerita opera semata, termasuk Sebab akibat, Sphere of story, Shinji, Narasi, dan cerita. Baginya seluruh realitas hanyalah panggung opera yang bisa dia manipulasi sesuka hati"
-
Beyond-Reality Existence
Scene: "Mercurius memutuskan untuk memusnahkan seluruh Realitas bahkan House of God untuk mencari 'sesuatu' itu. Mercurius menemukan celah untuk keluar dari Realitas. Setelah menemukan celah itu, Mercurius memasuki Celah itu, tiba tiba Mercurius berada di 'The Void' yaitu Kekosongan Mutlak yang melebihi Seluruh yang diciptakan oleh Mercurius"
-
Meta-Conceptual Adaptation
Scene: "Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit bahkan Sebab Akibat. Setiap kali dia bertarung, dia terus beradaptasi dan mendapatkan kemampuan baru, bahkan kemampuan yang melampaui konsep adaptasi itu sendiri"
-
All-in-One Unity
Scene: "Setelah memperbaiki semuanya Mercurius Memproklamasikan dirinya sebagai 'All-in-One and One-in-All'. Ini menandakan bahwa dia telah mencapai status sebagai kesatuan dari segala sesuatu sekaligus menjadi segala sesuatu itu sendiri"
-
Precognition Beyond Causality
Scene: "Mercurius mendapatkan pandangan dimasa depan yang membuat Mercurius dapat menghindari serangan Primus. Kemampuan ini melampaui konsep waktu dan kausalitas, memungkinkan dia melihat masa depan bahkan di level The Void"
-
Infinite Dimensional Transcendence
Scene: "Sphere of story di tenagai oleh yang disebut dengan Absolute Infinity, Absolute Infinity menciptakan Dimensi yang jumlahnya melebihi Seluruh besaran Kardinal bahkan walau ditumpuk tumpuk sampai tak terbatas. Mercurius melampaui bahkan sistem dimensi tak terbatas ini"
-
Ultimate Conceptual Authority
Scene: "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas tetapi Tidak terikat dengan dirinya sendiri. Dia memiliki otoritas mutlak atas seluruh konsep yang ada namun tetap bebas dari konsep-konsep tersebut"
-
Absolute Negation
Scene: "Allen menggunakan skillnya yaitu Absolute Bypass yaitu kemampuan yang dapat menembus setiap pertahanan dan setiap penetralisir keabadian. Tapi Absolute Bypass masih tidak dapat Menembus Absolute Null Mercurius. Bahkan kemampuan yang dapat menembus segala hal tidak dapat menembus pertahanan Mercurius"
-
Avatar Creation
Scene: "Dia Akhirnya Turun Ke salah satu Semesta di Dies Caedis dengan meninggalkan Tubuh Aslinya di House Of God"
-
Existence Erasure/Conceptual Destruction
Scene: "Mercurius membalas serangan reinhard dengan menggunakan conceptum buster yang dapat memusnahkan entitas sampai ke tingkat konsep"
-
Absolute Infinity Manipulation
Scene: "Sphere of story di tenagai oleh yang disebut dengan Absolute Infinity, Absolute Infinity menciptakan Dimensi yang jumlahnya melebihi Seluruh besaran Kardinal"
-
Acausality (Type 5)
Scene: "Mercurius mulai memperbaiki semua yang terjadi, mulai Memperbaiki waktu, Menjalankan kembali sistem sebab akibat walau Mercurius menganggap Sebab Akibat hanyalah Mainan semata"
-
Meta Power Manipulation
Scene: "Dia melihat Takdir Diri nya di dunia itu Yang ternyata tidak ada karena diri ku di dunia itu Juga tidak terhubung dengan Takdir"
-
Information Manipulation (Type 2)
Scene: - "Golden Sword Menusuk sekaligus menghancurkan Konsep dan informasi yang membentuk Mercurius"
- "Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit" -
Higher-Dimensional Manipulation
Scene: "Dia mengubah sistem Sphere of story, dia mengubah 6 dimensi menjadi 6 lapisan dari sphere of story yang berisi Dimensi yang tak terbatas yang setiap lapisan menganggap yang dibawahnya sebagai fiksi"
-
Transduality (Type 4)
Scene: "Mercurius sudah tidak memiliki keterkaitan kepada narasi bahkan Mercurius sudah tidak memerlukan pikiran untuk berpikir karena Mercurius pada dasarnya sudah tidak memerlukannya"
-
Nonexistent Physiology (Type 3)
Scene: "Saat serangan itu hampir menyentuh Mercurius, Serangan tersebut mendeteksi bahwa Mercurius tidak memiliki Inti. Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit"
-
Fate Manipulation
Scene: "Lalu Mercurius merubah takdirnya yang awalnya keturunan Jerman Amerika menjadi Jepang"
-
Creation
Scene: "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas"
-
Cosmic Awareness
Scene: "Karena dia hampir maha tahu, dia mengetahui semua yang ada di masa lalu dan masa depan"
-
Soul Manipulation
Scene: "Mercurius dapat memanipulasi jiwa sesuka hatinya, bahkan mengubah sifat dasar dari jiwa itu sendiri"
-
Regeneration (True-Godly)
Scene: "Bahkan setelah seluruh konsep dan informasi yang membentuknya dihancurkan, Mercurius dapat kembali tanpa kesulitan"
-
Law Manipulation
Scene: "Mercurius mengubah hukum dasar realitas sesuka hatinya, membuat apa yang tidak mungkin menjadi mungkin"
-
Space-Time Manipulation
Scene: "Mercurius mengendalikan ruang dan waktu seperti mainan, mengubah dan memanipulasinya sesuai kehendaknya"
Statistik Tambahan:
-
Kecepatan (Speed)
➡️Irrelevant⬅️
Scene: - "Mercurius sudah tidak terikat dengan konsep kecepatan, bahkan ketika Reinhard mencoba menyerangnya dengan kecepatan yang melampaui waktu, Mercurius tetap tidak terpengaruh"
- "Kecepatan bagi Mercurius hanyalah konsep yang tidak berarti" -
Kekuatan Angkat (Lifting Strength)
➡️Irrelevant⬅️
Scene: - "Mercurius tidak membutuhkan kekuatan fisik untuk mengangkat atau memindahkan apapun, karena dia telah melampaui konsep tersebut"
- "Bagi Mercurius, konsep kekuatan fisik hanyalah ilusi yang dibuat oleh realitas yang lebih rendah" -
Kekuatan Pukulan (Striking Strength)
➡️Outerverse Level | Kemungkinan High Outerverse Level | High Outerverse Level | High Outerverse Level⬅️
Scene: - "Serangan Mercurius mampu menghancurkan seluruh lapisan Sphere of Story"
- "Conceptum Buster miliknya dapat menghancurkan eksistensi hingga level konseptual tertinggi"
- "Satu serangan dari Mercurius mampu menghancurkan seluruh narasi dan konsep yang ada" -
Ketahanan (Durability)
➡️Outerverse Level | Kemungkinan High Outerverse Level | High Outerverse Level | High Outerverse Level ⬅️
Scene: - "Golden Sword yang mampu menghancurkan konsep tidak bisa menghancurkan Mercurius secara permanen"
- "Bahkan setelah seluruh konsep dan informasi yang membentuknya dihancurkan, Mercurius tetap ada"
- "Saat serangan itu hampir menyentuh Mercurius, Serangan tersebut mendeteksi bahwa Mercurius tidak memiliki Inti" -
Stamina
➡️Limitless⬅️
Scene: - "Mercurius tidak memerlukan energi atau stamina untuk beroperasi karena sudah melampaui konsep tersebut"
- "Mercurius telah beradaptasi dan tidak memiliki Informasi dan Konsep setelah bangkit"
- "Dia dapat terus beroperasi tanpa batas karena sudah tidak terikat dengan konsep energi atau kelelahan" -
Jangkauan (Range)
➡️Outerversal Level | Kemungkinan High Outerversal Level | High Outerversal Level | High Outerversal Level⬅️
Scene: - "Mercurius dapat mempengaruhi seluruh lapisan Sphere of Story sekaligus"
- "Kekuatannya mencapai hingga House of God, tempat tertinggi dalam hierarki Dies Irae"
- "Dia mengubah sistem Sphere of story, dia mengubah 6 dimensi menjadi 6 lapisan dari sphere of story" -
Kecerdasan (Intelligence)
➡️Nigh-Omniscient⬅️
Scene: - "Karena dia hampir maha tahu, dia mengetahui semua yang ada di masa lalu dan masa depan"
- "Mercurius dapat melihat dan memahami seluruh kemungkinan yang ada di setiap narasi"
- "Pengetahuannya mencakup seluruh lapisan realitas dan konsep yang ada"
Serangan/Teknik Terkemuka:
-
Conceptum Buster
Scene: - "Mercurius membalas serangan reinhard dengan menggunakan conceptum buster yang dapat memusnahkan entitas sampai ke tingkat konsep"
- "Conceptum Buster menghancurkan seluruh eksistensi target hingga ke level paling dasar" -
Narration Control
Scene: - "Mercurius tertawa terbahak-bahak karena narasi yang dia tulis berhasil membuat Reinhard menurut"
- "Mercurius dapat mengubah narasi sesukanya, membuat apapun yang dia tulis menjadi kenyataan" -
Information Destruction
Scene: - "Mercurius menghapus seluruh informasi yang membentuk eksistensi targetnya, membuatnya tidak pernah ada"
- "Dengan satu sentuhan, dia dapat menghapus seluruh data dan informasi yang membentuk sebuah eksistensi" -
Ultimate Conceptual Erasure
Scene: "Mercurius membalas serangan Reinhard dengan menggunakan conceptum buster yang dapat memusnahkan entitas sampai ke tingkat konsep. Walau Allen tidak dapat dihapuskan tapi penghapusan Mercurius mutlak, bahkan dapat menghapus sesuatu yang tidak dapat dihapus"
-
Reality Opera Manipulation
Scene: "Mercurius menganggap semua yang diciptakannya sebagai cerita opera semata, termasuk Sebab akibat, Sphere of story, Shinji, Narasi, dan cerita. Dia dapat memanipulasi seluruh realitas seperti seorang sutradara mengatur pertunjukan opera"
-
Void Erasure
Scene: "Mercurius Menggunakan manipulasi Kekosongan untuk melenyapkan Primus. Bahkan di level The Void yang melampaui realitas, Mercurius dapat menghapus eksistensi Primus yang merupakan penguasa The Void"
-
Reality Destruction
Scene: "Mercurius memutuskan untuk memusnahkan seluruh Realitas bahkan House of God untuk mencari 'sesuatu' itu. Kemampuan untuk menghancurkan seluruh realitas termasuk tempat tertinggi dalam hierarki realitas"
-
Absolute Nullification
Scene: "Tapi serangan yang sangat kuat tersebut sama sekali tidak dapat menyentuh Mercurius bahkan sebelum menyentuh Mercurius serangan itu langsung terbatalkan bahkan menghilang. Kemampuan untuk membatalkan segala serangan bahkan sebelum serangan itu terjadi"
-
Void Ascension
Scene: "Setelah mengalahkan Primus Mercurius menduduki Kursi Takhta Primus yang kini telah tidak memiliki penguasa. Mercurius naik menjadi penguasa The Void, level eksistensi yang melampaui seluruh realitas"
-
Reality Overwrite
Scene: - "Lalu dia merubah Karakteristik Maria yang awalnya bertanggung jawab menjadi pengecut"
- "Mercurius menulis ulang realitas dengan tangannya, mengubah sifat dasar dari segala sesuatu" -
Dimensional Collapse
Scene: - "Dia mengubah sistem Sphere of story, dia mengubah 6 dimensi menjadi 6 lapisan dari sphere of story"
- "Mercurius menghancurkan batas dimensi dengan mudah, menyebabkan keruntuhan dimensional" -
Concept Creation and Destruction
Scene: - "Mercurius mulai menciptakan Konsep yang membentuk dan mengatur seluruh Realitas"
- "Dia dapat menghancurkan konsep lama dan menciptakan konsep baru sesuai keinginannya" -
Meta-Narrative Manipulation
Scene: - "Mercurius mengubah alur cerita dengan kekuatan metanaratifnya"
- "Dia dapat menulis ulang hukum dasar dari cerita itu sendiri" -
Absolute Infinity Control
Scene: - "Sphere of story di tenagai oleh yang disebut dengan Absolute Infinity, Absolute Infinity menciptakan Dimensi yang jumlahnya melebihi Seluruh besaran Kardinal"
- "Mercurius mengendalikan kekuatan Absolute Infinity untuk menciptakan dan menghancurkan dimensi" -
Memory Reconstruction
Scene: - "Sebelum memindahkan Shinji ke Jepang Mercurius sempat mengubah ingatan Shinji yang membuat dia berpikir kalau Orang tuanya dibunuh oleh penjahat padahal tidak"
-
Fate Rewriting
Scene: - "Lalu Mercurius merubah takdirnya yang awalnya keturunan Jerman Amerika menjadi Jepang"
- "Dia dapat menulis ulang takdir seseorang sesuka hatinya"