<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <meta name="description" content="Noir, pengguna kekuatan kegelapan, memulai perjalanannya dengan mengembangkan kemampuan manipulasi bayangan dan pemanggilan iblis. Dia memperoleh kekuatan Seven Deadly Sins, memungkinkannya menyerap jiwa dan kekuatan entitas lain. Dalam pertarungan melawan kekuatan kosmik, termasuk Tuhan, Noir menunjukkan kemampuan berpindah antar dimensi dan menghancurkan realitas. Puncaknya, Noir mengalahkan dan menyerap kekuatan Tuhan, menjadikannya entitas hampir mahakuasa. Sebagai "Tuhan baru", Noir menguasai cahaya dan kegelapan, mampu memanipulasi realitas dan menciptakan multiverse. Ceritanya menggambarkan transformasi dari pengguna kegelapan menjadi entitas kosmik yang menguasai seluruh eksistensi.">
    <meta name="keywords" content="Noir, karakter fiktif, manipulasi realitas, cerita Noir">
    <title>Noir | VS Tiering Fandom</title>
    <style>
        body {
            background-color: #ADD8E6;
            color: #000;
            font-family: Arial, sans-serif;
            margin: 0;
            padding: 0;
        }
        .header {
            background: #004080;
            color: white;
            padding: 1rem;
            text-align: center;
        }
        .nav ul {
            list-style-type: none;
            padding: 0;
            margin: 0;
        }
        .nav ul li {
            display: inline;
            margin: 0 1rem;
        }
        .character-article {
            display: flex;
            flex-wrap: wrap;
            margin: 2rem;
            gap: 1rem;
        }
        .sidebar, .content {
            padding: 1.5rem;
            background-color: #f0f8ff;
            border-radius: 10px;
        }
        .sidebar {
            flex: 1 1 300px;
            max-width: 300px;
        }
        .content {
            flex: 3 1 600px;
            max-width: 800px;
        }
        h1, h2, h3 {
            color: #002147;
        }
        h3 {
            font-weight: bold;
            border-bottom: 2px solid #002147;
            padding-bottom: 0.5rem;
        }
        ul {
            line-height: 1.6;
            padding-left: 1.5rem;
        }
        img {
            width: 100%;
            height: auto;
            object-fit: cover;
            border-radius: 10px;
        }
        .hidden {
            display: none;
        }
        .button {
            background-color: #004080;
            color: white;
            border: none;
            border-radius: 5px;
            padding: 0.5rem 1rem;
            font-size: 1rem;
            cursor: pointer;
            margin-top: 1rem;
            transition: all 0.3s ease;
        }
        .button:hover {
            background-color: #0056b3;
            transform: scale(1.05);
        }
        .button:active {
            transform: scale(0.95);
        }
        @keyframes rainbow {
            0% { color: red; }
            14% { color: orange; }
            28% { color: yellow; }
            42% { color: green; }
            57% { color: blue; }
            71% { color: indigo; }
            85% { color: violet; }
            100% { color: red; }
        }
        .rainbow-text {
            animation: rainbow 4s linear infinite;
        }
        .highlight {
            color: blue;
            font-weight: bold;
        }
        .statistic-item {
            color: blue;
            font-weight: bold;
            margin-bottom: 0.5rem;
        }
        .statistic-value {
            font-weight: bold;
            color: black;
        }
        .description {
            color: black;
            margin-left: 1rem;
            border: 2px dashed #002147;
            padding: 0.5rem;
            border-radius: 5px;
            background-color: rgba(173, 216, 230, 0.5);
        }
        .footer {
            text-align: center;
            padding: 1rem;
            font-size: 1rem;
            background-color: #004080;
            color: white;
        }
        .footer-text {
            display: inline-block;
            animation: rainbow 3s linear infinite;
        }
        @media (max-width: 768px) {
            .character-article {
                flex-direction: column;
            }
            .sidebar, .content {
                max-width: 100%;
            }
        }
        .bold {
            font-weight: 900;
            color: black;
            font-size: 16px;
            opacity: 1;
            animation: fadeIn 1s forwards, glow 4s infinite;
        }
        @keyframes fadeIn {
            0% {
                opacity: 0;
            }
            100% {
                opacity: 1;
            }
        }
        @keyframes glow {
            0%, 100% {
                text-shadow: 0 0 5px rgba(255, 255, 0, 0.3);
            }
            50% {
                text-shadow: 0 0 15px rgba(255, 255, 0, 1), 0 0 30px rgba(255, 255, 0, 0.5);
            }
        }
    </style>
    <script>
    document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
        // Mengubah judul di bagian header
        const headerTitle = document.querySelector('.header h1');
        if (headerTitle) {
            headerTitle.textContent = 'VS ORIGINAL CHARACTER WIKI';
        }

        // Mengubah link tombol "Beranda"
        const berandaLink = document.querySelector('.nav ul li a');
        if (berandaLink) {
            berandaLink.setAttribute('href', 'https://oriwiki.my.id/vsbattle');
        }
    });
    </script>
</head>
<body>
    <header class="header">
        <h1>VS DEATH BATTLES INDO</h1>
        <nav class="nav">
            <ul>
                <li><a href="https://web.vsindo.rf.gd" style="color:white;">Beranda</a></li>
            </ul>
        </nav>
    </header>
    <main>
        <article class="character-article">
            <aside class="sidebar">
                <img src="https://i.imgur.com/wGLflLj.jpeg" alt="Noir">
                <h2 class="rainbow-text">Noir</h2>
                <button class="button" onclick="window.location.href='https://oriwiki.my.id/ocwikinotepad.php?view_note=notes%2FSuki%2Ff2b4f320e7a1451f69114da0bd4b6b08.txt';">Baca Cerita</button>
            </aside>
            <section class="content" id="character-info">
                <h2>Ringkasan</h2>
                <p>Noir, pengguna kekuatan kegelapan, memulai perjalanannya dengan mengembangkan kemampuan manipulasi bayangan dan pemanggilan iblis. Dia memperoleh kekuatan Seven Deadly Sins, memungkinkannya menyerap jiwa dan kekuatan entitas lain. Dalam pertarungan melawan kekuatan kosmik, termasuk Tuhan, Noir menunjukkan kemampuan berpindah antar dimensi dan menghancurkan realitas. Puncaknya, Noir mengalahkan dan menyerap kekuatan Tuhan, menjadikannya entitas hampir mahakuasa. Sebagai "Tuhan baru", Noir menguasai cahaya dan kegelapan, mampu memanipulasi realitas dan menciptakan multiverse. Ceritanya menggambarkan transformasi dari pengguna kegelapan menjadi entitas kosmik yang menguasai seluruh eksistensi.</p>
                
                <h2>Potensi dan Statistik</h2>
                <ul>
                    <li><strong><span class="bold">Tier:</span></strong> <span class="bold">High 1-A</span> Potential <span class="bold">High 1-A+</span></li>
                    <li><strong>Nama:</strong> Noir</li>
                    <li><strong>Asal:</strong> Chronicles of the infinite Realms</li>
                    <li><strong>Jenis Kelamin:</strong> Pria</li>
                    <li><strong>Usia:</strong> Unknown</li>
                    <li><strong>Klasifikasi:</strong> Raja Iblis, Penguasa Kegelapan,</li>
                </ul>

                <h3>Kekuatan dan Kemampuan:</h3>
                <ul>
                    <li>
                        <strong>Superhuman Physical Characteristics</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: Implisit dalam seluruh pertarungannya melawan entitas kosmik, termasuk saat melawan Tuhan.</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Dark Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun mengeluarkan elements kegelapan di tangan nya dan melempar ke pohon yang ada di depan nya, serangan itu mengakibatkan retakan hebat di sekitar Noir. Pohon itu langsung hancur berkeping-keping, dan kegelapan menyebar ke area sekitarnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Shadow Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: ""Shadow Shield!" Noir melindungi dirinya dengan perisai gelap yang muncul dari kegelapan, menahan serangan cahaya yang meluncur ke arahnya. Perisai itu bergerak dan berubah bentuk sesuai keinginan Noir, menyerap setiap serangan yang datang."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Demon Summoning</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Dalam pelatihan ini, Noir mengembangkan skill Demon Summon, yang memungkinkannya memanggil iblis untuk membantunya dalam pertempuran. Dengan satu gerakan tangan, Noir memanggil pasukan iblis dari berbagai tingkatan, siap untuk melakukan perintahnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Seven Deadly Sins Powers</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Saat Noir mendapatkan kekuatan seven deadly sins, dia seperti kehilangan batasan nya. Setiap dosa memberikan kekuatan unik: Keserakahan memberinya kemampuan untuk menyerap kekuatan, Kebanggaan meningkatkan kekuatannya, Nafsu memberinya kontrol atas pikiran, dan seterusnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Reality Warping (High-Godly level)</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun membuat multiverse baru yang terbuat dari kegelapan, menciptakan dan menghancurkan realitas sesuai kehendaknya. Dia bisa mengubah hukum fisika dan mengatur ulang struktur alam semesta dengan sekejap mata."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Spatial Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir bisa berpindah dimensi sesuka hatinya. Dia memanipulasi ruang di sekitarnya, membengkokkan jarak dan menciptakan lubang antar dimensi dengan mudah."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Time Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Dengan kekuatan barunya, Noir bisa menghentikan, mempercepat, atau bahkan membalikkan aliran waktu. Dia melihat masa lalu dan masa depan seolah-olah itu adalah sebuah buku yang terbuka."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Void Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun menghancurkan dimensi void untuk meminta bantuan kepada azazel. Kekosongan itu hancur di bawah kekuatannya, membuka jalan baru yang bahkan para dewa takut untuk menjelajahinya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Soul Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: ""Soul Reaver!" Noir memanggil senjata yang terbuat dari kegelapan murni, sebuah pedang yang dapat menyerap jiwa lawan. Dengan setiap tebasan, jiwa-jiwa terpisah dari tubuh mereka, menjadi satu dengan kegelapan Noir."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Mind Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir merasuki pikiran lawannya, mengendalikan tindakan mereka dan mengubah ingatan sesuai keinginannya. Bahkan pikiran terkuat pun tak bisa menahan pengaruhnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Matter Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Dengan satu gerakan tangan, Noir mengubah struktur materi di sekitarnya. Batu berubah menjadi air, udara menjadi api, menciptakan kekacauan dalam realitas fisik."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Energy Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir mengumpulkan semua energi kegelapan yang ada di sekelilingnya, membentuknya menjadi berbagai senjata dan serangan. Dia bisa menyerap, mengubah, dan melepaskan energi dalam berbagai bentuk."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Darkness Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun mengeluarkan aura jahat yang mematikan yang membuat surga mulai kehilangan cahaya nya. Kegelapan merayap, melahap setiap jejak cahaya yang ada, menciptakan kerajaan absolut dari bayangan."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Immortality (Types 1, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9))</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: Implisit dalam statusnya sebagai Raja Iblis dan kemudian sebagai pengganti Tuhan. Noir tidak bisa mati, selalu kembali tidak peduli seberapa parah dia dihancurkan | Noir telah melampaui konsep kematian dan kehidupan. Ia memiliki Immortality dalam segala bentuknya, tidak terikat oleh hukum apapun selain keseimbangan yang ia ciptakan sendiri. Noir bebas dari segala ancaman kematian, mampu terus ada dan bertahan melampaui batas-batas eksistensi.</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Beyond Regeneration</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Meski tubuhnya hancur berkali-kali oleh serangan Tuhan, Noir selalu kembali utuh dalam sekejap, bahkan dari ketiadaan absolut  Meskipun tubuhnya dihancurkan berkali-kali oleh serangan musuh, Noir selalu kembali utuh dalam sekejap, bahkan dari ketiadaan absolut. Regenerasi True-Godly-nya membuatnya tak terkalahkan. Tidak ada yang bisa memusnahkannya secara permanen, karena Noir akan selalu bangkit kembali dari kehancuran.</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Acausality (Type 5)</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir berada di luar konsep sebab-akibat. Perubahan pada masa lalu atau masa depan tidak mempengaruhinya, dia tetap ada sebagai konstanta di seluruh multiverse."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Non-Corporeal</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Setelah menyerap kekuatan Tuhan, Noir menjadi entitas non-fisik, ada di mana-mana dan tidak di mana-mana pada saat yang sama."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Abstract Existence (Type 1)</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir menjadi perwujudan dari konsep kegelapan dan kejahatan itu sendiri, ada di setiap bayangan dan setiap pikiran jahat di seluruh multiverse."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Conceptual Manipulation (Type 1)</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir mengubah konsep dasar alam semesta, menciptakan dan menghancurkan ide-ide abstrak seperti 'kebaikan' dan 'kejahatan' sesuai keinginannya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Cosmic Awareness</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Dan mendapatkan semua informasi tidak terbatas yang ada di alam semesta ini. Noir bisa merasakan setiap pergerakan, setiap pikiran, dan setiap peristiwa di seluruh multiverse secara bersamaan."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Omniscience</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun menjadi tuhan yang baru dan memiliki kekuatan cahaya dari tuhan yang ia lahap. Semua pengetahuan di alam semesta mengalir ke dalam dirinya, tidak ada rahasia yang tersembunyi darinya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Omnipresence</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Setelah menjadi Tuhan yang baru, Noir ada di mana-mana pada saat yang sama, melihat dan mengetahui segala sesuatu di setiap sudut multiverse."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Nigh-Omnipotence</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Semua makhluk pun tunduk terhadap Noir. Dengan kekuatan yang hampir tidak terbatas, dia bisa melakukan apa saja yang dia inginkan, mengubah realitas sesuai kehendaknya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Dimensional Travel</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Hanya dalam 1 detik Noir mampu berpindah tempat antara dunia dengan neraka hanya dengan berlari. Dia melompati dimensi seperti manusia melangkahi genangan air."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Existence Erasure</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: ""Void Grasp!" Noir mengulurkan tangannya, dan dari kegelapan, tangan raksasa muncul untuk meraih beberapa malaikat, menarik mereka ke dalam kegelapan yang abadi. Para malaikat itu lenyap sepenuhnya, terhapus dari eksistensi."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Power Nullification</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Dengan satu sentuhan, Noir menghilangkan kekuatan para dewa dan malaikat, membuat mereka tak berdaya seperti manusia biasa."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Power Absorption</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun menjadi tuhan yang baru dan memiliki kekuatan cahaya dari tuhan yang ia lahap. Dia menyerap seluruh esensi dan kekuatan Tuhan, menambahkannya ke dalam dirinya sendiri."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Divine Power Absorption</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: Sama seperti di atas. "Kekuatan ilahi mengalir ke dalam Noir, memberinya kemampuan untuk mengendalikan seluruh ciptaan."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Light Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Setelah menyerap kekuatan Tuhan, Noir bisa mengendalikan cahaya sesuka hatinya, menciptakan atau menghancurkan bintang-bintang dengan pemikiran sederhana."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Dimensional Destruction</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun menghancurkan dimensi void untuk meminta bantuan kepada azazel. Seluruh dimensi itu runtuh dan lenyap, meninggalkan kekosongan absolut."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Multiverse Creation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun membuat multiverse baru yang terbuat dari kegelapan, dia bisa membuat multiverse karena mendapatkan kekuatan kemahatahuan dan kemahakuasaan dari tuhan sebelumnya. Dengan satu gerakan tangan, universe-universe baru bermunculan, masing-masing dengan hukum fisika dan realitas yang unik."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Domain Creation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir membuat domain kegelapan yang membuat Galahad tidak bisa kabur begitu saja. Domain ini adalah perpanjangan dari keinginan Noir, di mana dia memiliki kontrol absolut atas segala sesuatu di dalamnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Teleportation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir bisa berpindah dimensi sesuka hatinya. Dalam sekejap mata, dia bisa berada di mana saja di multiverse, tanpa batasan jarak atau waktu."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Summoning</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun mengeluarkan serangan pride nya dan memanggil semua iblis yang ada di neraka dan menyatu menjadi satu, dan membuat tongkat neraka yang sangat kuat. Pasukan iblis dari seluruh neraka muncul, siap melakukan perintahnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Absorption</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun meluncur menuju azazel dan tuhan, dan langsung mengeluarkan serangan beelzebub dengan potensi tidak terbatas, yang membuat tuhan dan surga terhisap kedalam nya. Seluruh surga dan penghuninya lenyap, terserap ke dalam kegelapan Noir."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Weapon Creation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: ""Soul Reaver!" Noir memanggil senjata yang terbuat dari kegelapan murni, sebuah pedang yang dapat menyerap jiwa lawan. Senjata ini berubah bentuk sesuai keinginan Noir, dari pedang menjadi tombak, panah, atau apapun yang dia butuhkan."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Hellfire Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: ""Dark Flame!" teriak Noir, memanggil bola api hitam yang membara. Api neraka ini membakar tidak hanya fisik, tapi juga jiwa, menghanguskan segala sesuatu yang disentuhnya hingga ke tingkat eksistensial."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Gluttony Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun mengeluarkan kekuatan gluttony dan melahap semua jiwa iblis itu. Dengan rakus, dia menyerap esensi dan kekuatan dari setiap jiwa, menambahkan kekuatan mereka ke dalam dirinya."</p>
                        </div>
                    </li>
                    <li>
  <strong>Hyperreality Manipulation</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir memasuki Dimensi Kedelapan, di mana ia memperoleh kekuatan Hyperreality Manipulation. Dengan kemampuan ini, ia dapat mengontrol kenyataan yang bahkan memengaruhi entitas yang tinggal di dimensi tersebut. Noir menciptakan hukum baru, seperti Anti-Existence, di mana semua bentuk keberadaan terhapus, kecuali dirinya sendiri."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Void Singularity</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir mendemonstrasikan kekuatan Void Singularity, menciptakan sebuah kehampaan yang dapat menelan seluruh multiverse dalam sekali serangan. Singularitas ini melampaui hukum energi dan materi, menjadikannya senjata terkuat yang dimiliki Noir."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Cosmic Collapse</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Ketika pertarungan melawan Eclipse mencapai puncaknya, Noir menggunakan kekuatan Cosmic Collapse. Ia memusatkan segala kehampaan yang tercipta di sepanjang multiverse dan mengarahkannya langsung ke tubuh Eclipse, menghancurkan esensi ancaman tersebut dan mengembalikannya ke dalam kekosongan abadi."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Void Protocol</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Setelah mengalahkan ancaman Eclipse, Noir mengembangkan Void Protocol, sebuah sistem yang memastikan bahwa ia selalu siap menghadapi krisis kosmik kapan pun itu muncul di masa depan."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Void Rebirth</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Saat Eclipse berusaha menghapus seluruh realitas, Noir menggunakan kemampuan Void Rebirth. Ia mengubah ruang di sekitar Eclipse menjadi singularitas terbalik, membalikkan kehampaan yang ingin dibawa oleh Eclipse dan mengubahnya menjadi sebuah rebirth of existence, sebuah kelahiran baru dari kekosongan."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Dimensional Manipulation</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir menunjukkan penguasaannya atas dimensi yang melampaui pemahaman makhluk lain. Ia dapat melipat, memanipulasi, dan menciptakan dimensi baru sesuai kehendaknya, mengabaikan batasan ruang-waktu."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Conceptual Embodiment</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir tidak lagi terikat pada konsep fisik atau metafisik biasa. Ia menjadi perwujudan langsung dari konsep-konsep abstrak seperti kegelapan, kehampaan, dan paradoks itu sendiri."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Existential Dominance</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir mencapai tingkat kekuatan di mana ia dapat mendominasi dan memanipulasi eksistensi itu sendiri. Ia dapat menghapus, menciptakan, atau mengubah segala bentuk keberadaan sesuai keinginannya."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Omniscience</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Setelah mencapai puncak kekuatannya, Noir memperoleh pengetahuan absolut, mampu melihat dan memahami segala sesuatu di seluruh multiverse tanpa batas."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Omnipresence</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Noir kini hadir di setiap sudut realitas, ada di mana-mana pada saat yang sama. Tidak ada tempat yang luput dari pengawasannya."</p>
  </div>
</li>
<li>
  <strong>Nigh-Omnipotence</strong>
  <div class="description">
    <p>Scene: "Kekuatan Noir hampir tak terbatas. Ia dapat melakukan apa pun yang ia inginkan, mengubah dan mengendalikan seluruh eksistensi sesuai kehendaknya."</p>
  </div>
</li>
                    <li>
                        <strong>Pride Manipulation</strong>
                        <div class="description">
                            <p>Scene: "Noir pun mengeluarkan serangan pride nya dan memanggil semua iblis yang ada di neraka dan menyatu menjadi satu, dan membuat tongkat neraka yang sangat kuat. Kebanggaannya membuat kekuatannya berlipat ganda, mempengaruhi realitas di sekitarnya."</p>
                        </div>
                    </li>
                </ul>

                <h3 class="highlight">Statistik Tambahan:</h3>
                <ul>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Kecepatan (Speed)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️Irrelevant⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "hanya dalam 1 detik Noir mampu berpindah tempat antara dunia dengan neraka hanya dengan berlari. Bahkan, Noir bisa muncul di berbagai tempat di multiverse secara bersamaan, menunjukkan bahwa konsep kecepatan konvensional tidak lagi berlaku baginya."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Kekuatan Angkat (Lifting Strength)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️Irrelevant⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Noir mengangkat seluruh dimensi void dengan satu tangan, menunjukkan bahwa konsep kekuatan angkat fisik tidak lagi relevan baginya. Dia bisa memindahkan seluruh alam semesta hanya dengan pemikiran."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Kekuatan Pukulan (Striking Strength)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️High Outerversal⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Dengan satu pukulan, Noir menghancurkan batas antara multiverse, menciptakan gelombang kejut yang mengguncang seluruh struktur realitas. Kekuatan pukulannya melampaui konsep dimensi dan ruang-waktu."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Ketahanan (Durability)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️High Outerverse level⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Saat pertarungan melawan Tuhan mencapai puncaknya, Noir menerima serangan yang mampu menghancurkan seluruh multiverse. Namun, dia tetap berdiri tanpa goresan, menunjukkan ketahanan yang melampaui batas realitas."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Jangkauan (Range)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️High Outerversal⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Noir pun membuat multiverse baru yang terbuat dari kegelapan, dia bisa membuat multiverse karena mendapatkan kekuatan kemahatahuan dan kemahakuasaan dari tuhan sebelumnya. Kekuatannya menjangkau seluruh struktur realitas, mempengaruhi bahkan konsep-konsep abstrak di luar multiverse."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Kecerdasan (Intelligence)</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️Nigh-Omniscient | Omniscient⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Saat Noir menjadi tuhan yang baru dan memiliki kekuatan cahaya dari tuhan yang ia lahap, semua pengetahuan di alam semesta mengalir ke dalam dirinya. Dia bisa melihat masa lalu, sekarang, dan semua kemungkinan masa depan secara bersamaan, memahami setiap aspek eksistensi hingga ke tingkat yang hampir tak terbatas."</div>
                    </li>
                    <li class="statistic-item">
                        <strong>Stamina</strong><br>
                        <span class="statistic-value">➡️Limitless⬅️</span><br>
                        <div class="description">Scene: "Hikaru terus merapalkan mantra-mantra sihir tingkat tinggi seperti Omni-Desolation, Chrono Mending, dan sihir pelindung tanpa henti. Namun, dia tetap terlihat segar bugar tanpa menunjukkan tanda-tanda kelelahan."</div>
                    </li>
                </ul>

                <h3>Serangan/Teknik Terkemuka:</h3>
                <ul>
                    <li>
                        <strong>Dark Flame</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Dark Flame!" teriak Noir, memanggil bola api hitam yang membara. Api neraka ini membakar tidak hanya fisik, tapi juga jiwa, menghanguskan segala sesuatu yang disentuhnya hingga ke tingkat eksistensial."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Shadow Shield</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Shadow Shield!" Noir melindungi dirinya dengan perisai gelap yang muncul dari kegelapan, menahan serangan cahaya yang meluncur ke arahnya. Perisai itu bergerak dan berubah bentuk sesuai keinginan Noir, menyerap setiap serangan yang datang."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Eclipse Slash</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Eclipse Slash!" Noir melancarkan serangan, pedangnya terbungkus dalam aura gelap yang memotong melalui cahaya, menebas realitas itu sendiri."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Void Grasp</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Void Grasp!" Noir mengulurkan tangannya, dan dari kegelapan, tangan raksasa muncul untuk meraih beberapa malaikat, menarik mereka ke dalam kegelapan yang abadi. Para malaikat itu lenyap sepenuhnya, terhapus dari eksistensi."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Soul Reaver</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Soul Reaver!" Noir memanggil senjata yang terbuat dari kegelapan murni, sebuah pedang yang dapat menyerap jiwa lawan. Dengan setiap tebasan, jiwa-jiwa terpisah dari tubuh mereka, menjadi satu dengan kegelapan Noir."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Abyssal Reckoning</strong>
                        <div class="description">Scene: ""Abyssal Reckoning!" Noir mengumpulkan semua energi kegelapan yang ada di sekelilingnya dan memfokuskan kekuatan itu menjadi satu serangan besar. Serangan ini mampu menghancurkan seluruh dimensi dalam sekejap."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Pride Summoning</strong>
                        <div class="description">Scene: "Noir pun mengeluarkan serangan pride nya dan memanggil semua iblis yang ada di neraka dan menyatu menjadi satu, dan membuat tongkat neraka yang sangat kuat. Pasukan iblis dari seluruh neraka muncul, siap melakukan perintahnya."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Gluttony Absorption</strong>
                        <div class="description">Scene: "Noir pun mengeluarkan kekuatan gluttony dan melahap semua jiwa iblis itu. Dengan rakus, dia menyerap esensi dan kekuatan dari setiap jiwa, menambahkan kekuatan mereka ke dalam dirinya."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Domain of Darkness</strong>
                        <div class="description">Scene: "Noir membuat domain kegelapan yang membuat Galahad tidak bisa kabur begitu saja. Domain ini adalah perpanjangan dari keinginan Noir, di mana dia memiliki kontrol absolut atas segala sesuatu di dalamnya."</div>
                    </li>
                    <li>
                        <strong>Beelzebub's Infinite Potential</strong>
                        <div class="description">Scene: "Noir pun meluncur menuju azazel dan tuhan, dan langsung mengeluarkan serangan beelzebub dengan potensi tidak terbatas, yang membuat tuhan dan surga terhisap kedalam nya. Seluruh surga dan penghuninya lenyap, terserap ke dalam kegelapan Noir."</div>
                    </li>
                </ul>
            </section>
            <section class="content hidden" id="story">
                <h2>Cerita Noir Raido</h2>
                <button class="button" onclick="window.location.href='https://www.wattpad.com/story/329230871-entitas-0-vol-1?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=eizi03'">BACA NOVEL</button>
            </section>
        </article>
    </main>
    <footer class="footer">
        <div class="footer-text">©Web By » Jar Maou</div>
    </footer>
    <script>
      document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
        // Create a container for our Commento section
        const container = document.createElement('div');
        container.id = 'commento-container';
        document.body.appendChild(container);

        // Add CSS styles specifically for the Commento section
        const style = document.createElement('style');
        style.textContent = `
                #commento-container {
                    font-family: Arial, sans-serif;
                    display: flex;
                    flex-direction: column;
                    align-items: center;
                    height: 100vh;
                    background-color: #007bff;
                    padding: 20px;
                }
                #commento {
                    width: 100%;
                    max-width: 600px;
                    margin: 20px;
                    padding: 20px;
                    background-color: white;
                    border-radius: 8px;
                    box-shadow: 0 0 10px rgba(0, 0, 0, 0.1);
                }
            `;
        document.head.appendChild(style);

        // Move the commento div into our container
        const commentoDiv = document.createElement('div');
        commentoDiv.id = 'commento';
        container.appendChild(commentoDiv);

        // Insert the Commento script at the top of the container
        const script = document.createElement('script');
        script.defer = true;
        script.src = 'https://cdn.commento.io/js/commento.js';
        container.insertBefore(script, commentoDiv);

        // Check for saved username
        const savedUsername = localStorage.getItem('commento-username');
        if (savedUsername) {
          console.log('Loaded username:', savedUsername);
        }

        // Simulate Google login (replace this with actual login logic)
        document.addEventListener('loginEvent', function(event) {
          const username = event.detail.username;
          localStorage.setItem('commento-username', username);
          console.log('Username saved:', username);
        });

        // Simulate a Google login function (for demonstration purposes)
        function googleLogin() {
          const simulatedUsername = "UserGoogle";
          const loginEvent = new CustomEvent('loginEvent', { detail: { username: simulatedUsername } });
          document.dispatchEvent(loginEvent);
        }

        // Call the googleLogin function to simulate login
        googleLogin();
      });
    </script>
    <script>
// Function to execute once the DOM is fully loaded
document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
    // Create a <style> element to hold the CSS for the animation
    const style = document.createElement('style');
    style.type = 'text/css';
    style.innerHTML = `
        @keyframes rainbowBorder {
            0% { border-color: #ff4b4b; }
            16% { border-color: #ffa64b; }
            32% { border-color: #fff94b; }
            48% { border-color: #4bffb8; }
            64% { border-color: #4bc4ff; }
            80% { border-color: #b04bff; }
            100% { border-color: #ff4b4b; }
        }
        .colorful-border {
            border: 0px solid; /* Start with no border */
            border-radius: 15px;
            padding: 1.5rem;
            background: linear-gradient(135deg, rgba(255, 255, 255, 0.8), rgba(240, 240, 240, 0.8));
            box-shadow: 0 8px 15px rgba(0, 0, 0, 0.2);
            font-family: 'Roboto', 'Arial', sans-serif;
            font-weight: bold; /* Bold for emphasis */
            font-size: 1rem; /* Standard size for readability */
            color: #222;
            line-height: 1.5; /* Adjusted line height for better spacing */
            text-align: justify; /* Justified text for neat alignment */
            text-transform: uppercase; 
            letter-spacing: 0.05em; 
            opacity: 0; /* Initially hide the border */
            transition: opacity 1s ease; /* Fade-in effect */
        }
        .visible {
            animation: rainbowBorder 4s linear infinite; /* Animation for rainbow border */
            opacity: 1; /* Make the border visible */
        }
    `;
    // Append the <style> element to the <head>
    document.head.appendChild(style);

    // Select all elements with the class 'description'
    const elements = document.querySelectorAll('.description');

    // Function to reveal text letter by letter
    function revealText(element) {
        const originalText = element.textContent.replace(/\s+/g, ' ').trim();
        element.textContent = ''; // Clear the original text
        let index = 0;

        // Use an interval to reveal each letter
        const interval = setInterval(() => {
            if (index < originalText.length) {
                element.textContent += originalText[index]; // Add the next letter
                index++;
            } else {
                clearInterval(interval); // Stop the interval when done
            }
        }, 20); // Adjust the timing for a faster reveal
    }

    // Function to reveal the border in a drawing effect
    function revealBorder(element) {
        const borderAnimationDuration = 1500; // Total duration for border drawing effect
        const totalSteps = 30; // Number of steps in the drawing effect
        const stepDuration = borderAnimationDuration / totalSteps; // Duration for each step

        // Create a drawing effect by gradually revealing the border
        for (let i = 1; i <= totalSteps; i++) {
            setTimeout(() => {
                element.style.borderWidth = `${(3 / totalSteps) * i}px`; // Gradually increase border width
                if (i === totalSteps) {
                    element.classList.add('visible'); // Add visible class to start the rainbow animation
                }
            }, stepDuration * i);
        }

        // Start the fade-in effect after the border drawing is complete
        setTimeout(() => {
            element.style.opacity = '1'; // Fade in the border
        }, borderAnimationDuration);
    }

    // Function to execute when the element comes into view
    function executeAnimation(entries, observer) {
        entries.forEach(entry => {
            if (entry.isIntersecting) {
                const element = entry.target;
                revealBorder(element);
                revealText(element);
                observer.unobserve(element); // Stop observing after animation
            }
        });
    }

    // Create an intersection observer
    const observer = new IntersectionObserver(executeAnimation);

    // Observe each description element
    elements.forEach(element => {
        observer.observe(element);
    });
});
</script>
    <script>
        document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
            const listItems = document.querySelectorAll('#character-info li');

            const blacklistKeywords = ['Tier:', 'Nama:', 'Asal:', 'Jenis Kelamin:', 'Usia:', 'Klasifikasi:'];

            listItems.forEach(li => {
                const textContent = li.textContent.trim();

                if (blacklistKeywords.some(keyword => textContent.startsWith(keyword))) {
                    li.style.all = 'unset';
                    li.style.fontFamily = 'inherit';
                    li.style.fontSize = 'inherit';
                    li.style.color = 'inherit';
                    li.style.display = 'list-item';
                }
            });
        });
    </script>
    <script>
  document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
    // Select the sidebar where the image and info will be located
    const sidebar = document.querySelector('.sidebar');

    // Select the image element
    const image = sidebar.querySelector('img');

    // Create a new div to hold the image and character information
    const charInfoBox = document.createElement('div');
    charInfoBox.id = 'char-info-box';
    charInfoBox.style.display = 'flex';
    charInfoBox.style.flexDirection = 'column';
    charInfoBox.style.alignItems = 'center';
    charInfoBox.style.width = '100%';
    charInfoBox.style.boxSizing = 'border-box';

    // Adjust image style and add it to the charInfoBox
    image.style.width = '100%';
    image.style.height = 'auto';
    image.style.borderRadius = '10px';
    charInfoBox.appendChild(image);

    // Keywords to extract the relevant list items
    const keywords = ['Nama:', 'Asal:', 'Usia:', 'Jenis Kelamin:', 'Klasifikasi:'];

    // Select all list items in the character-info section
    const listItems = document.querySelectorAll('#character-info li');

    // Create a new div for text information
    const infoText = document.createElement('div');
    infoText.style.marginTop = '15px';
    infoText.style.textAlign = 'left';
    infoText.style.width = '100%';
    infoText.style.padding = '10px';
    infoText.style.borderRadius = '10px';
    infoText.style.backgroundColor = 'rgba(240, 240, 240, 0.8)';
    infoText.style.boxShadow = '0 4px 8px rgba(0, 0, 0, 0.2)';

    // Iterate over each list item
    listItems.forEach(li => {
      const textContent = li.textContent.trim();
      if (keywords.some(keyword => textContent.startsWith(keyword))) {
        // Clone the current list item and append it to the infoText div
        const clonedLi = li.cloneNode(true);
        infoText.appendChild(clonedLi);
        li.style.display = 'none'; // Hide the original list item

        // Apply blink effect only to the name value
        if (textContent.startsWith('Nam:')) {
          const nameValue = clonedLi.querySelector('strong');
          if (nameValue) {
            nameValue.style.animation = 'blink 1.5s infinite';
            nameValue.style.color = '#FFD700'; // Bright color for the name
          }
        }
      }
    });

    // Append the new div containing the information to the charInfoBox
    charInfoBox.appendChild(infoText);

    // Append the charInfoBox to the sidebar, placing it at the top
    sidebar.insertBefore(charInfoBox, sidebar.firstChild);

    // Move the "Baca Cerita" button below the info box
    const readStoryButton = sidebar.querySelector('button.button');
    if (readStoryButton) {
      sidebar.appendChild(readStoryButton);
    }

    // Add CSS styles for glassmorphism and blinking animation
    const style = document.createElement('style');
    style.type = 'text/css';
    style.textContent = `
        #char-info-box {
            background: rgba(255, 255, 255, 0.3);
            border: 2px solid rgba(255, 255, 255, 0.4);
            border-radius: 15px;
            padding: 20px;
            margin-top: 20px;
            box-shadow: 0 8px 32px 0 rgba(31, 38, 135, 0.37);
            backdrop-filter: blur(10px);
            -webkit-backdrop-filter: blur(10px);
            font-family: 'Cinzel', serif;
            color: #002147;
            transition: all 0.3s ease;
        }

        #char-info-box:hover {
            transform: scale(1.05);
            box-shadow: 0 12px 24px 0 rgba(31, 38, 135, 0.5);
        }

        @keyframes blink {
            0%, 100% { opacity: 1; }
            50% { opacity: 0.5; }
        }

        .sidebar li {
            margin-bottom: 10px;
            font-size: 1.1em;
            line-height: 1.4;
        }

        .sidebar li strong {
            font-weight: bold;
        }
    `;
    document.head.appendChild(style);
  });
</script>
<script>
  // This script checks if the page has been refreshed during the current session
  if (!sessionStorage.getItem('hasRefreshed')) {
    // If not, set the item in session storage and reload the page
    sessionStorage.setItem('hasRefreshed', 'true');
    location.reload();
  }
</script>
<script>
  // Insert meta tag for viewport
  const metaViewport = document.createElement('meta');
  metaViewport.name = "viewport";
  metaViewport.content = "width=device-width, initial-scale=1.0, user-scalable=no";
  document.head.appendChild(metaViewport);

  // Insert CSS styles
  const style = document.createElement('style');
  style.textContent = `
            body {
                max-width: 1200px;
                margin: 0 auto;
                font-size: 16px;
                font-family: Arial, sans-serif;
            }

            header, footer {
                background-color: #333;
                color: #fff;
                text-align: center;
                padding: 10px 0;
            }

            .container {
                display: grid;
                grid-template-columns: repeat(auto-fill, minmax(150px, 1fr));
                grid-gap: 20px;
                padding: 20px;
            }

            .item {
                background-color: #f4f4f4;
                padding: 20px;
                border-radius: 5px;
                text-align: center;
            }

            @media (min-width: 1200px) {
                body {
                    font-size: 18px;
                }
            }
        `;
  document.head.appendChild(style);

  // JavaScript for dynamic adjustments
  document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
    const scaleFactor = 1 / window.devicePixelRatio;
    const viewportMeta = document.querySelector('meta[name="viewport"]');
    if (viewportMeta) {
      viewportMeta.content = `width=device-width, initial-scale=${scaleFactor}`;
    }
  });
</script>
<script>
  document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
    // Select all list items in the character-info section
    const listItems = document.querySelectorAll('#character-info li');

    // Enhance the visual style of the Tier list item
    listItems.forEach(li => {
      const textContent = li.textContent.trim();
      if (textContent.startsWith('Tier:')) {
        li.style.background = 'rgba(255, 255, 255, 0.3)';
        li.style.border = '2px solid rgba(255, 255, 255, 0.4)';
        li.style.borderRadius = '15px';
        li.style.padding = '10px';
        li.style.marginTop = '10px';
        li.style.boxShadow = '0 8px 32px 0 rgba(31, 38, 135, 0.37)';
        li.style.backdropFilter = 'blur(10px)';
        li.style.webkitBackdropFilter = 'blur(10px)';
        li.style.fontSize = '1.2em';
        li.style.fontWeight = 'bold';
        li.style.textShadow = '0 0 5px rgba(255, 255, 255, 0.8)';
        li.style.color = '#002147';
        li.style.transition = 'all 0.3s ease';

        // Reset display to block to maintain text integrity
        li.style.display = 'block';
        li.style.lineHeight = '1.4em';
        li.style.textAlign = 'center'; // Center align text for better visual appearance
      }
    });

    // Add CSS styles for the hover effect specifically for Tier
    const style = document.createElement('style');
    style.type = 'text/css';
    style.textContent = `
        #character-info li:hover {
            transform: scale(1.05);
            box-shadow: 0 12px 24px 0 rgba(31, 38, 135, 0.5);
        }
    `;
    document.head.appendChild(style);
  });
</script>
</body>
</html>